Google docs link di sini
Dalam tulisan ini memeriksa apa percobaan pada keputusan kepatuhan pajak memiliki perilaku kepatuhan revealedabout. Pengembangan model keputusan pajak telah difokuskan pada faktor-faktor ekonomi (audit strategi acak dan probabilitas dirasakan audit) dan ciri-ciri kepribadian atau faktor-faktor perilaku (keyakinan etis pajak) kepatuhan wajib pajak pajak mempengaruhi.
Kami menggunakan metode eksperimen laboratorium untuk penelitian ini. 78 responden partisipasi dalam percobaan ini dari Sains magister dan program doktor dan magister akuntansi FEB UGM Yogyakarta. Percobaan menggunakan standar media lapangan untuk perangkat lunak dan film pajak. Tiga percobaan kali diimplementasikan di komputer laboratorium Sains magister dan doktor Program FEB UGM.
Studi ini menemukan hubungan yang signifikan antara strategi audit acak, probabilitas yang dirasakan dari audit, keyakinan etika pajak dan keputusan pajak kepatuhan. Strategi audit acak secara tidak langsung terkait dengan keputusan kepatuhan pajak. Khususnya, hubungan antara keyakinan etika pajak dan perilaku kepatuhan pajak didokumentasikan dengan baik. Dalam studi ini kami mengusulkan suatu model yang dimaksudkan untuk memperjelas mechanims melalui pajak yang etis keyakinan dampak pajak kepatuhan keputusan.
Kami keyakinan bahwa model yang diusulkan memberikan kontribusi penting dengan menyediakan kerangka kerja yang mencantumkan rute yang strategi pemeriksaan acak, probabilitas dirasakan audit, pajak, etika kepercayaan dampak keputusan kepatuhan pajak.
Jumat, 01 Juni 2012
ANALISIS REAKSI PASAR TERHADAP PENGUMUMAN PERGANTIAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK
Google docs link di sini
ABSTRAKSI
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari alih auditor pada perilaku investor yang ditunjukkan dengan reaksi pasar. Reaksi pasar diukur dengan menggunakan return saham kumulatif yang abnormal di sekitar tanggal pengumuman switching auditor. Penelitian ini juga mengklasifikasikan auditor berdasarkan ukuran mereka, yaitu Empat Empat dan non-Big. Alasan klasifikasi ini adalah gagasan bahwa ada perbedaan kualitas audit antara Empat Empat dan non-Big. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada reaksi pasar yang ditunjukkan dengan hasil negatif kumulatif saham yang abnormal di sekitar tanggal pengumuman auditor-switching ke switch berasal dari Non Big Four terhadap Big Four dan dari Big Four untuk Non-Big Four. Berdasarkan hasil tersebut saya menyimpulkan bahwa ada kandungan informasi dalam pengumuman switching auditor, dan investor yang dirasakan pengumuman sebagaimana kabar buruk. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada kemungkinan investor tidak dirasakan beralih dari Non Big Four terhadap Big Four sebagai upaya perusahaan untuk mendapatkan kualitas audit yang lebih baik untuk laporan keuangan mereka.
FAKTOR-FAKTOR PENENTU KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN DAN KEPERCAYAAN INVESTOR
Google docs link di sini
Tujuan dari uji penelitian dan membuktikan secara empiris: 1) melakukan akuntansi berbasis atribut kualitas pelaporan keuangan (kualitas akrual, persistensi, dan prediktabilitas dan halus) dan pasar berdasarkan (nilai relevansi, ketepatan waktu, dan konservatisme) adalah representasi dari pelaporan keuangan berkualitas dan berbeda satu sama lain, 2) apa saja faktor penentu yang mempengaruhi reaksi investor, dan 3) melakukan kualitas pelaporan reaksi pengaruh investor keuangan. Sampel penelitian diambil secara purposive ampling sehingga diperoleh 141 perusahaan manufaktur yang terdaftar dari 2001 hingga 2006. Penelitian ini menggunakan empat teknik analisis data 1) R2 regresi pembantu, 2) analisis faktor konfirmatori, 3) regresi sederhana, dan 4) regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan dari tujuh atribut, ada lima atribut yang memberikan kontribusi untuk kualitas pelaporan keuangan yang kualitas akrual, prediktabilitas, kelancaran, nilai relevansi, dan konservatisme sedangkan ketekunan dan ketepatan waktu memberi kontribusi. Lima atribut juga berbeda satu sama lain. Analisis berikutnya adalah analisis faktor pengujian terhadap lima atribut yang menghasilkan tiga variabel yang membentuk kualitas akuntansi pelaporan berdasarkan keuangan, kualitas pelaporan keuangan berbasis pasar, dan kualitas pelaporan keuangan. Dari faktor penentu tiga belas, itu menunjukkan sembilan faktor yang menghasilkan pengaruh yang signifikan yaitu siklus operasi, volatilitas penjualan, ukuran perusahaan, umur perusahaan, proporsi kerugian, leverage, risiko lingkungan, kepemilikan institusional, konsentrasi pasar, dan kualitas auditor, sementara tiga lainnya , yaitu likuiditas, kepemilikan manajerial, dan pertumbuhan investasi yang tidak signifikan. Kualitas pelaporan keuangan dipengaruhi Faktorial positif dan signifikan terhadap reaksi investor
FENOMENA MANAJEMEN LABA MENJELANG IPO DAN KAITANNYA DENGAN NILAI PERUSAHAAN PERDANA SERTA KINERJA PERUSAHAAN PASCA–IPO: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN YG IPO DI INDONESIA 2000-2003
Google docs link di sini
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa perusahaan IPO yang terlibat dalam manajemen laba, dan juga untuk menemukan dampak manajemen laba terhadap nilai perusahaan di IPO dan juga untuk pertumbuhan rata-rata EVA pasca-IPO perusahaan. Studi ini mencakup 39 sampel perusahaan melakukan IPO di Indonesia antara 2000-2003 dan menggunakan one sample t-test dan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perusahaan IPO yang terlibat dalam manajemen laba, dan manajemen laba berhubungan positif dengan nilai perusahaan di IPO dan berhubungan negatif dengan pertumbuhan rata-rata EVA pasca-IPO perusahaan.Urungkan pengeditan
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa perusahaan IPO yang terlibat dalam manajemen laba, dan juga untuk menemukan dampak manajemen laba terhadap nilai perusahaan di IPO dan juga untuk pertumbuhan rata-rata EVA pasca-IPO perusahaan. Studi ini mencakup 39 sampel perusahaan melakukan IPO di Indonesia antara 2000-2003 dan menggunakan one sample t-test dan metode regresi berganda. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perusahaan IPO yang terlibat dalam manajemen laba, dan manajemen laba berhubungan positif dengan nilai perusahaan di IPO dan berhubungan negatif dengan pertumbuhan rata-rata EVA pasca-IPO perusahaan.Urungkan pengeditan
PERAN AUDITOR SPESIALIS INDUSTRI DLM MENGURANGI MANAGEMEN LABA AKRUAL & REAL SEBELUM & SETELAH KEP MK 423 -2002
Google docs link di sini
ABSTRAKSI
ABSTRAKSI
Penelitian ini mengkaji peran kualitas audit manajemen laba meringankan. Secara khusus, tujuan penelitian ini adalah (1) memperkuat hasil empiris tentang peran spesialisasi auditor dalam industri manajemen laba akrual mitigasi, (2) menunjukkan secara empiris apakah auditor spesialisasi industri dapat mengurangi manajemen laba nyata, (3) menguji pengaruh regulasi Tidak ada .423/KMK.06/2002 dikeluarkan oleh Departemen Keuangan di Indonesia pada peran spesialisasi auditor industri dalam akrual mitigasi dan nyata manajemen laba .. Sampel diambil dari industri yang tidak diatur untuk waktu 2001 - 2007 dan fokus pada sampel yang memiliki pendapatan manajemen meningkatkan laba. Penelitian ini menggunakan dua proksi manajemen laba nyata. Mereka adalah arus kas abnormal dan biaya produksi abnormal. Pengukuran proxy ini berbeda dari penelitian sebelumnya. Itu ditentukan oleh nilai rata-rata arus kas dan nilai rata-rata biaya produksi. Dengan menggunakan t-test, penelitian ini menunjukkan bahwa auditor spesialisasi industri dapat mengurangi akrual manajemen laba tetapi tidak dapat mengurangi manajemen laba nyata. Secara khusus, studi ini menemukan bahwa peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk mengurangi manajemen laba nyata. Hal ini ditunjukkan oleh kurang dalam kemampuan spesialisasi auditor dalam industri manajemen laba mengurangi nyata bahkan ketika peraturan dikeluarkan. Untuk kasus manajemen laba akrual, peraturan baru memberikan efek yang baik untuk meningkatkan kualitas auditor non-spesialis. Dalam pertimbangan saya, ini bisa terjadi karena kemampuan non-spesialis meningkat auditor setelah pemerintah mengeluarkan peraturan baru. Hal ini menunjukkan bahwa peraturan baru memberikan efek yang lebih pada peningkatan kualitas audit dari auditor non-spesialis dari efek pada spesialisasi auditor
RESEPSI WAJIB PAJAK DALAM SUNSET POLICY
Google docs link di sini
ABSTRAKSI
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi wajib pajak terhadap sunset policy. Desain penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Responden dari penelitian ini adalah pegawai negeri yang memiliki klasifikasi IIIa untuk Ive. Populasi penelitian adalah 27,007 pembayar pajak di rumah sakit, Bangkalan pemerintahan, perguruan tinggi, SD, SMP, dan SMA. Sampel penelitian adalah 397 wajib pajak. Data dianalisis menggunakan model persamaan struktural (SEM) dengan AMOS versi 5.0.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, pengaruh: (1) pengetahuan wajib pajak terhadap niat nama adalah positif dan signifikan, (2) pengetahuan wajib pajak pada kualitas adalah niat positif dan signifikan, (3) pengetahuan wajib pajak tentang pengorbanan adalah niat positif dan signifikan , (4) nama pada persepsi wajib pajak adalah niat positif dan signifikan, (5) kualitas pada persepsi wajib pajak adalah niat positif dan signifikan, (6) kurban pembayar pajak persepsi adalah niat negatif dan tidak signifikan, (7) pengetahuan tentang persepsi oleh nama niat, (8) pengetahuan tentang persepsi oleh kualitas adalah niat, (9) pengetahuan tentang persepsi oleh pengorbanan adalah niat.
ABSTRAKSI
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi wajib pajak terhadap sunset policy. Desain penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Responden dari penelitian ini adalah pegawai negeri yang memiliki klasifikasi IIIa untuk Ive. Populasi penelitian adalah 27,007 pembayar pajak di rumah sakit, Bangkalan pemerintahan, perguruan tinggi, SD, SMP, dan SMA. Sampel penelitian adalah 397 wajib pajak. Data dianalisis menggunakan model persamaan struktural (SEM) dengan AMOS versi 5.0.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, pengaruh: (1) pengetahuan wajib pajak terhadap niat nama adalah positif dan signifikan, (2) pengetahuan wajib pajak pada kualitas adalah niat positif dan signifikan, (3) pengetahuan wajib pajak tentang pengorbanan adalah niat positif dan signifikan , (4) nama pada persepsi wajib pajak adalah niat positif dan signifikan, (5) kualitas pada persepsi wajib pajak adalah niat positif dan signifikan, (6) kurban pembayar pajak persepsi adalah niat negatif dan tidak signifikan, (7) pengetahuan tentang persepsi oleh nama niat, (8) pengetahuan tentang persepsi oleh kualitas adalah niat, (9) pengetahuan tentang persepsi oleh pengorbanan adalah niat.
RETORIKA DALAM PELAPORAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: ANALISIS SEMIOTIK ATAS SUSTAINABILITY REPORTING PT ANEKA TAMBANG Tbk
Abstraksi :
Penelitian ini bertujuan untuk memahami sosial perusahaan (CSR) pelaporan tanggung jawab perusahaan dengan menjawab pertanyaan penelitian: bagaimana dan mengapa perusahaan dirancang laporan tersebut untuk membangun citra perusahaan. Ontologis, penelitian ini membangun keyakinan bahwa CSR pelaporan adalah media komunikasi yang digunakan oleh perusahaan untuk membangun citra dan untuk mendapatkan legitimasi. Penelitian ini dilakukan dalam paradigma intepretive menggunakan pendekatan semiotik. Dengan menggunakan analisis semiotik, penelitian ini menunjukkan bahwa pelaporan tanggung jawab sosial perusahaan telah dirancang oleh perusahaan sebagai cerita IKLAN ESIA untuk membangun citra positif bahwa perusahaan peduli dengan masalah sosial dan lingkungan. Dengan demikian, perusahaan aktif mencari pelaporan strategi untuk mendapatkan legitimasi dari para pemangku kepentingan.Urungkan pengeditan
Langganan:
Postingan (Atom)